Selamat datang di ideaonline.co.id

Rumah Sejuk yang Tropis dan Unfinished


Adaptasi gaya tropis dan unfinished dipilih bukan sekadar karena tren. Di rumah ini, 2 hal itulah yang paling sesuai bila mengingat kondisi alam di sekitar rumah.

Posted on 11 Oktober 2016 | Penulis: Nuriyah Amalia
Rumah Sejuk yang Tropis dan Unfinished

iDEAonline.co.id – Berlokasi di desa Cijeruk, Bogor, hunian Anastia Saraswaty dan Haris Pattiasina sudah mendekati Puncak. Maka, sungguh tak heran bila hawa sejuk kerap menyelimuti rumah mereka yang berada di ketinggian 700 m di atas permukaan laut.

Menyadari hal ini, Anastia dan Haris mengoptimalkan betul desain rumah mereka agar dapat memanfaatkan keuntungan yang diberikan lingkungan tropis. Mengingat dinginnya hawa sekitar rumah, Tia dan Haris tidak menggunakan pengondisi udara di dalam ruang, kecuali kamar utama yang berada di sisi timur rumah dan langsung menghadap matahari pagi.

Rumah Sejuk yang Tropis dan Unfinished

Sebagai gantinya, Tia dan Haris mengoptimalkan bukaan lewat ventilasi dan jendela-jendela besar di sisi utara dan selatan. Sisi utara dan selatan dipilih sebagai lokasi bukaan karena tak langsung menghadap matahari pagi maupun sore. Lewat ventilasi dan jendela besar yang terletak berseberangan inilah, udara segar terus bersirkulasi. Tanpa pengondisi udara pun, rumah Tia dan Haris cukup terasa sejuk.

Hal lain yang menarik dari rumah ini ialah lokasi ruang utama yang berada di lantai 2. Living room , dapur, dan kamar tidur, semuanya berada di lantai 2. Lantai 1 justru dimanfaatkan sebagai kantor. Nah, selain alasan bisnis, rupanya penempatan ruang-ruang utama seperti living room di lantai 2 juga didasari alasan lingkungan. Apa sih alasannya? Cari tahu di sini .

Foto: Adeline Krisanti

Properti: Anastia Saraswaty & Haris Pattiasina, Cijeruk, Bogor

Baca juga: Tren Desain 2017: Tropical Unfinished

Sabrina Alisa
EDITOR

Sabrina Alisa

Indonesia. Buku, tidur, makan. @sabrina.alisa.1

direktori terkait
Komentar
blog comments powered by Disqus