Selamat datang di ideaonline.co.id

Fasad “Merangkul” Unsur Alam di Tengah Kehidupan Kota Jakarta


Edwin Indera Waskita, arsitek asal Indonesia berhasil menciptakan sebuah ide berupa fasad hunian yang merangkul unsur alam untuk rumah di tengah kehidupan kota Jakarta. Apakah mungkin?

Posted on 5 November 2016 | Penulis: Sara Agustriana
Fasad “Merangkul” Unsur Alam di Tengah Kehidupan Kota Jakarta

iDEAonline.co.id – Beberapa orang mungkin berpikiran hidup di metropolitan berarti Anda tidak bisa bersatu dengan alam, tetapi arsitek asal Indonesia Edwin Indera Waskita yang menciptakan sebuah mahakarya The Self-Healing House , menghancurkan persepsi tersebut.

Ide desain dari Edwin mengedepankan simbiosis yang seimbang dengan unsur alam bagi mereka yang hidup di kota tersibuk di dunia. Edwin menciptakan sebuah konsep hunian untuk masyarakat di Jakarta, Indonesia yang terkenal hidup di bawah standar. Lokasi yang dipilih adalah kawasan Kampung Pulo, di sepanjang Sungai Ciliwung yang terkenal sempit, tidak nyaman, dan tidak aman. Warga di kampung tersebut juga mengalami kekurangan pasokan air bersih, akses makanan sehat, dan terkadang kekurangan listrik yang seharusnya tidak terjadi di Ibukota sebuah negara.

Self-Healing-House-by-Edwin-Indera-Waskita-Front-View

Proyek hunian yang dilakukan Edwin ini adalah mengubah salah satu dinding fasad rumah yang biasanya dari batu bata menjadi perancah (materialnya berupa kayu atau bambu). Untuk eksterior pun menggunakan ecological skin . Lapisan eksterior ini dibuat dengan menggunakan serabut dari pohon palem, yang normalnya dijadikan produk limbah, untuk kemudian dijadikan tempat di mana benih dapat bertunas dan tumbuh.

Tanaman tersebut kemudian digunakan sebagai penarik minat burung untuk datang dan membangun sarangnya di bawah atap. Tanaman-tanaman tersebut juga akan menyerap karbon sembari memberikan oksigen bersih untuk penghuni rumah. Hasilnya, fasad pun menjadi tempat tanaman dan hewan berupa burung berbaur dengan manusia di dalamnya.

Self-Healing-House-by-Edwin-Indera-Waskita-Interior-889x420

Untuk struktur bagian dalam rumahnya sendiri, bio-concrete akan digunakan. Material ini sangat baik karena mampu menyaring udara dan air serta menciptakan ruang yang sehat untuk penghuni rumah. Panel surya yang berada di atas atap akan menyediakan listrik sehingga mereka tidak akan lagi kekurangan.

Sedangkan penapung air terbuka akan berada di sisi lain dari atap sebagai penampung air hujan. Skywalks yang menghubungkan antar bangunan pun akan dibuat sehingga penduduk dapat memiliki cara yang aman dan mudah untuk berjalan ke lingkungan yang lain.

The Self-Healing House ini adalah sebuah demonstrasi bagaimana hunian tetap dapat tumbuh dengan baik di antara sistem besar yang saling berkaitan. Alih-alih berjuang untuk memperlebar kesenjangan antara tempat tinggal masyarakat dengan lingkungan luar, hunian karya Edwin ini berfungsi sebagai contoh bagaimana kita merangkul  hubungan yang dalam dengan alam.

Ketika dipresentasikan, proyek karya anak bangsa ini membuat kagum para juri sehingga berhasil dinyatakan lolos sebagai pemenang di Biodesign Competition’s Housing Category . Selamat Edwin.

Sumber: http://inhabitat.com/

Sabrina Alisa
EDITOR

Sabrina Alisa

Indonesia. Buku, tidur, makan. @sabrina.alisa.1

direktori terkait
Komentar
blog comments powered by Disqus