oleh: Putri Dwimirnani
Tidak punya cukup area untuk taman? Coba saja buat taman gantung dengan memanfaatkan void . Dijamin keren.
Jangan pernah menjadikan keterbatasan lahan sebagai alasan. Seminim apapun ukuran lahan, semua ada solusinya kok.
Lihat saja ruang keluarga kediaman Ir. Warsoadhi Dhonomidjojo, IAI ini. Di tepian balustrade lantai dua, diletakkan berbagai jenis tanaman menjulur. Konsepnya memang sengaja dibuat seperti itu. "Kalau sudah tumbuh, dinding jadi seperti ditutupi tirai tanaman," jelas Ir. Warsoadhi.
Sebagai penyuka tanaman, Ir. Warsoadhi memang ingin membuat huniannya se'hijau' mungkin. Itulah sebabnya, semua ruangan sengaja didesain dengan tema natural dan sedikit country . Kayu dan batu menjadi material utama di setiap ruang.
Membuat taman gantung seperti ini mudah saja. Cukup sediakan tempat selebar 20-30 cm di selusur dinding void untuk menyimpan pot tanaman. Jangan lupa, pilih tanaman yang bersifat menjulur, bukan merambat.
Dalam merawatnya, Ir. Warsoadhi punya tips khusus. "Keluarkan tanaman setiap pagi sebelum pergi beraktivitas, dan masukkan lagi ketika sore hari," katanya. Tapi, kalau tak sempat, cukup lakukan 2-3 hari sekali. Yang penting, tanaman mendapat sinar matahari dan air cukup.
Bila ada daun yang kering, letakkan saja di pot tanaman tersebut. Menurut Ir. Warsoadhi, tanaman berasal dari tanah dan kembali ke tanah. Daun kering itu fungsinya untuk menyuburkan tanah juga.
Betul juga. Membuat taman gantung tidak susah. Tak perlu lahan luas, hasilnya bikin puas!